Radar Cianjur »
Metro Cianjur
»
Cara Kelurahan Sawahgede Kejar Target PBB Pilih Srikandi, Satu-satunya Kolektor Perempuan di Kecamatan Cianjur
Cara Kelurahan Sawahgede Kejar Target PBB Pilih Srikandi, Satu-satunya Kolektor Perempuan di Kecamatan Cianjur
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 31 Maret 2016 |
Metro Cianjur
TEROBOSAN baru dilakukan pemerintahan Kelurahan Sawahgede
untuk mencapai target Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di 2016. Sebelum jatuh
tempo pada 23 September 2016 mendatang, Sawahgede ternyata melakukan gebrakan
unik yaitu dengan memilih satu perempuan untuk menjadi kolektor PBB. Seperti
apa sih kolektor perempuan di Sawahgede?
NAMANYA Gita Junika. Dara Cianjur berusia 26 tahun ini
merupakan salah staf di Kelurahan Sawahgede. Jauh sebelum terpilih menjadi
kolektor PBB, Gita memang dikenal memiliki potensi yang besar sebagai abdi
masyarakat selaku staf di kantor kelurahan. Iseng dan terus bertanya membuat
Gita akhirnya memperoleh ragam pengetahuan administrasi dan birokrasi yang ada
di kelurahan.
"Pertama kali diajak lalu tanya-tanya, akhirnya
mengerti sedikit demi sedikit," ujarnya dengan malu-malu. Masih relatif
sebentar, Gita baru saja ditunjuk sebagai kolektor PBB dimulai pada awal Maret
2016. Tak mudah dan memiliki ragam kendala. Gita pun mengungkapkan beragam
pengalamannya menagih pembayaran PBB kepada masyarakat. Kebetulan, Gita pun
bertugas untuk menagih PBB di wilayah RW 8.
"Harus sabar karena kadang setiap kita datang, yang
punya rumahnya tidak ada karena bekerja di luar kota," ujarnya didampingi
Kordinator PBB Sawahgede, Dudit Kansil. Lurah Sawahgede, Djoko Purnomo
menambahkan, ada manfaat tersendiri ketika menugaskan perempuan sebagai
kolektor. Pasalnya, tak semua masyarakat hendak membayar PBB ketika laki-laki
datang.
Hal itu berbanding terbalik ketika perempuan yang datang.
"Kalau laki-laki biasanya warga lebih reaktif, berbeda dengan Srikandi
yang datang," papar Lurah kepada Radar Cianjur. Pada awalnya, lanjut
Djoko, warga sempat curiga dan merasa tidak percaya ketika Gita melakukan
penagihan.
Namun, setelah diperlihatkan identitas asli dari
keluarahan, maka masyarakat pun akhirnya percaya. "Petugas kolektor sudah
dilengkapi dengan SK atau Surat Tugas," ungkapnya. Dari enam keluarahan
yang ada di Kecamatan Cianjur, Gita merupakan satu-satunya kolektor perempuan
yang bertugas. (*)
Populer
-
Abdulatif BEBERAPA wilayah di Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi Pilkada serentak, tepatnya hari Rabu pada tanggal 27 Ju...
-
CIANJUR-Tak henti-hentinya satuan narkoba Polres Cianjur memberantas peredaran narkoba diwilayah hukumya. Senin(14/03) dua orang pengedar...
-
SAMBUTAN: Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar berikan sambutan dalam workshop mamaos DKC di Taman Pancaniti Cianjur. FOTO : DENI ABDUL ...
-
SETELAH meraih peringkat ketiga di Piala Presiden 2017, Persib Bandung mulai merancang agenda lanjutan untuk mengisi kekosongan jelang tam...
-
Warga Cibiuk Tolak Pabrik CIRANJANG – Warga Kampung Andir RT01/09, Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang , mengeluhkan proses pelaksana...
-
CIANJUR-Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Cianjur membatasi dana kampanye masing-masing pasangan calon peserta pemilihan bupati dan wakil b...
-
GEKBRONG – Dibalik jabatannya sebagai ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong, Muhammad Ahmad Jalal...
-
CIANJUR - Kepala Bidang Penyiapan Perumusan dan Kebijakan Reformasi Birokrasi Kementrian Aparatur Negara dan Reforasi Birokrasi (Menpan-R...

Tidak ada komentar: