Radar Cianjur »
Berita Utama
»
PLN-Telkom Jamin UN Lancar
PLN-Telkom Jamin UN Lancar
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 01 April 2016 |
Berita Utama

CIANJUR-Untuk menghemat anggaran pendidikan yang dinilai boros, pemerintah pusat melalui Kemendikbud pada tahun 2016 ini, memberlakukan Ujian Nasional (UN) berbasis komputer atau disebut dengan computer-based test. Sistem tersebut diklaim dapat menjamin pelaksanaan ujian yang jujur.
Sistem baru tersebut akan diberlakukan di beberapa SMP/MTs, SMA/MA, SMK dan Paket B dan C di Kabupaten Cianjur. Penerapan soal setara tes berbasis kertas seperti sebelumnya berdasarkan ketentuan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) tahun lalu.
Pelaksanaan UN berbasis komputer juga tak terlepas dari ketersediaan dan pasokan listrik yang memadai. Pasalnya, sebuah komputer tidak akan bisa dipergunakan tanpa adanya energi listrik. Tentu ini menjadi suatu kekhawatiran, mengingat dalam beberapa hari ke belakang, beberapa kawasan Cianjur kerap kali mengalami gangguan listrik hingga pemadaman listrik tanpa adanya sosialisasi dan pemberitahuan terlebih dahulu.
Menyikapi hal tersebut, Humas PLN Cabang Cianjur, Bambang Supriyanto menjelaskan, berdasarkan Surat Edaran (SE) PLN pusat tertanggal 23 Maret 2016 serta surat dari Kantor PLN Distribusi Jawa Barat (DJB) tertanggal 28 Maret 2016, sudah ditegaskan bahwa menjelang pelaksanaan UN tahun ini, ketersediaan pasokan listrik harus aman, tanpa ada gangguan hingga pemadaman.
"Ini menjadi catatan penting, kita kawal bersama selenggaraan UN tahun ini agar dapat berjalan lancar, tanpa ada gangguan sedikitpun,” ujar Bambang, kemarin.
Informasi yang ia peroleh dari pusat dan DJB tersebut kemudian ia teruskan ke rayon-rayon PLN yang tersebar di Cianjur. Ada lima rayon yang akan dihimbau untuk mengawal keberlangsungan UN berbasis komputer di sejumlah wilayah Cianjur, diantaranya PLN Rayon Cianjur Kota, Cipanas, Mande, Sukanagara dan Tanggeung.
"Kami koordinasikan dengan kelima rayon tersebut untuk tetap bersiaga di masing-masing wilayah, bila memang ada gangguan, sesegera mungkin ditangani. Koordinasi dengan Dinas Pendidikan Cianjur dilakukan PLN Rayon Cianjur Kota,” imbuh Bambang.
Khusus PLN Cabang Cianjur, masih kata Bambang, pihaknya melakukan giat siaga seperti pada saat momentum Pilkada, Idul Fitri, Natal, tahun baru, serta momentum penting lainnya yang memang membutuhkan ketersediaan pasokan listrik yang aman.
"Mudah-mudahan UN tahun ini terselenggara dengan aman, lancar dan selamat, serta semoga saja cuacanya mendukung hingga tidak ada gangguan," tutup Bambang berharap.
Kepala Cabang PT Telkom Cianjur, Vira Yudha menambahkan, pihaknya akan menjamin tidak akan adanya gangguan jaringan internet selama pelaksanaan UN. Pasalnya pihaknya telah menyiapkan kekuatan jaringan internet dengan kecepatan dari pada pemasangan internet biasa.
"Kami telah memasang jaringan internet dan server yang lebih kuat dari pada penggunaan internet biasanya yakni dengan menggunakan cord aithree serta software yang lebih tinggi. Sehingga tidak akan terjadinya masalah pada saat pemakaian internet dalam pelaksanaan UN online nanti," ungkapnya.
Sementara itu, berdasarkan intruksi dari Kemendikbud RI beberapa waktu yang lalu. Bahwa UN kali ini bukanlah sebagai salah satu syarat ketentuan lulus. Sehingga peserta UN khususnya dapat bernafas lega. Kendati demikian, peserta UN harus tetap belajar dan mengikuti UN yang akan diselenggarakan sebentar lagi.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Jum'ati mengatakan, semenjak adanya intruksi tersebut tentu ini merupakan sebuah angin segar bagi dunia pendidikan. Pasalnya yang akan menentukan lulus ataukah tidaknya peserta ujian bukan ditentukan oleh UN melainkan dari pihak sekolah sendiri.
"Ya, ujian kali ini bukanlah seperti yang dulu, jika UN merupakan salah satu syarat kelulusan. Sehingga banyak peserta yang mengalami stres," ujarnya.
Ia menjelaskan, peserta akan lulus UN apabila memiliki sikap yang baik di sekolah, mengerjakan tugas dari guru, mengikuti try out dan mengikuti ujian nasional.
"Dengan mengikuti aturan seperti itu maka pihak sekolah pun akan menjamin siswanya lulus. Asalkan siswa tersebut mentaati segala aturan yang telah disediakan di sekolah. Sedangkan nilai UN saat ini hanyalah sebagai nilai tambahan saja," terangnya.(lan/riz)
Populer
-
Abdulatif BEBERAPA wilayah di Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi Pilkada serentak, tepatnya hari Rabu pada tanggal 27 Ju...
-
CIANJUR-Tak henti-hentinya satuan narkoba Polres Cianjur memberantas peredaran narkoba diwilayah hukumya. Senin(14/03) dua orang pengedar...
-
SAMBUTAN: Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar berikan sambutan dalam workshop mamaos DKC di Taman Pancaniti Cianjur. FOTO : DENI ABDUL ...
-
SETELAH meraih peringkat ketiga di Piala Presiden 2017, Persib Bandung mulai merancang agenda lanjutan untuk mengisi kekosongan jelang tam...
-
Warga Cibiuk Tolak Pabrik CIRANJANG – Warga Kampung Andir RT01/09, Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang , mengeluhkan proses pelaksana...
-
CIANJUR-Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Cianjur membatasi dana kampanye masing-masing pasangan calon peserta pemilihan bupati dan wakil b...
-
GEKBRONG – Dibalik jabatannya sebagai ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong, Muhammad Ahmad Jalal...
-
CIANJUR - Kepala Bidang Penyiapan Perumusan dan Kebijakan Reformasi Birokrasi Kementrian Aparatur Negara dan Reforasi Birokrasi (Menpan-R...

Tidak ada komentar: